.

PKB dan BBNKB Kendaraan Non KT Dapat Potongan 50 Persen, Akhmad Sarkawi bersama jajaran Satlantas Polres Kubar memeriksa surat kendaraan Non KT dan mensosialisasikan dengan memberikan selebaran agar memutasikan kendaraannya ke Kubar.

.

UPTD Dispenda Kaltim Wilayah Kubar memberikan keringanan kepada pemilik kendaraan luar daerah (non KT), untuk pajak kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dengan potongan masing-masing 50 persen.
Kepala UPTD Dispenda Kaltim Wilayah Kubar, Akhmad Sarkawi mengimbau bagi pemilik kendaraan non KT dipersilahkan mendaftarkan atau memutasikan kendaraannya ke wilayah Kubar. “Ini merupakan bentuk cinta kepada daerah tersebut. Dengan membayar pajak tersebut, anda menyumbang untuk pembangunan daerah ini,”Akhmad Sarkawi usai razia gabungan bersama Satlantas Polres Kubar di Jalan Sendawar Raya Kelurahan Barong Tongkok, Kamis (25/8).
Potongan PKB dan BBNKB tersebut, berdasarkan Peraturan Gubernur Kaltim nomor 26 tahun 2016. Potongan ini, berlaku mulai 15 Agustus sampai 15 November 2016, terkhusus bagi pemilik kendaraan non KT. Diharapkan kepada masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk mengurus pajak kedaraannya di Kantor Samsat terdekat”,pungkasnya.
Sementara razia gabungan yang dilaksanakan, untuk menjaring kendaraan yang tidak membayar PKB dan kendaraan luar daerah, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat wajib pajak untuk melakukan proses balik nama kendaraannya.
Sesuai aturan yang berlaku, bahwa setelah 90 hari berada di Kaltim terutama di Kubar, kendaraan luar harus segera menjalani proses BBNKB. Sampai saat ini, masih banyak kendaraan plat luar beroperasi di wilayahnya yang berasal dari Pulau Jawa dan lainnya yang tentunya pajak kendaraan tersebut dibayarkan di daerah asal, tidak menjadi penerimaan provinsi Kaltim terutama di Kubar.
Diharapkan dengan adanya kebijakan ini, maka potensi pendapatan dari sektor PKB, akan terus meningkat serta dapat memotivasi masyarakat wajib pajak. Dari data UPTD Dispenda Kaltim Wilayah Kubar, tercatat pemilik kendaraan bermotor luar daerah (non KT) yang terdaftar 30 unit terdiri 1 unit sepeda motor dan 29 unit mobil.
Sementara itu hasil razia gabungan tersebut, 30 unit kendaraan terjaring razia dari total 335 unit kendaraan yang dirazia. 30 kendaraan terjaring razia itu terdiri 13 kendaraan karena notis surat ketetapan pajak daerah-pajak kendaraan bermotor (SKPD-PKB) masa berlakunya sudah habis dan 12 kendaraan nomor polisi KT luar (online).
Sedangkan 5 kendaraan lagi ditahan (ditilang), karena saat berkendara kendaraannya tidak lengkap seperti tidak memiliki SIM, tidak menggunakan helm dan tidak membawa STNK. (hms6)