.

703 Anak mendapatkan Vaksin Campak

.

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Barong Tongkok mevaksin 703 anak usia 5-6 tahun  di 26 Sekolah Dasar (SD), Program vaksin ini merupakan program pemerintah pusat yang diadakan setiap tahunnya.
Kepala UPT Puskesmas Barong Tongkok Arbayanti di sela-sela mengadakan vaksin di SD 001 Barong tongkok Rabu (24/8) pagi mengatakan, “pelaksanaan bulan imunisasi anak sekolah (BIAS) adalah program pemberian imunisasi Campak bulan Agustus ini khusus untuk SD Kelas 1,  nanti di lanjutkan bulan Nopember BIAS lagi dari Kelas 1-3, pelaksanaan BIAS dilaksanakan di semua SD   Kecamatan Barong Tongkok yakni 26 SD, dengan sasaran 703 murid” katanya.
Lanjutnya “Program Imunisasi campak ini penting bagi anak, karena terkadang anak saat bayi tidak mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap oleh orang tuanya, maka kita harapkan di dapatkan di usia kelas 1 SD ini, Campak adalah infeksi yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini akan memunculkan ruam di seluruh tubuh dan sangat menular. Campak bisa sangat mengganggu dan mengarah pada komplikasi yang lebih serius. Gejala campak mulai muncul sekitar satu hingga dua minggu setelah virus masuk ke dalam tubuh. Gejala campak yang biasanya muncul adalah Mata merah, Mata menjadi sensitif terhadap cahaya, Gejala menyerupai pilek seperti radang tenggorokan, hidung beringus atau tersumbat, Mengalami demam, Bercak putih keabu-abuan pada mulut dan tenggorokan, Bercak atau ruam berwarna merah-kecokelatan akan muncul di kulit setelah beberapa hari kemudian. Urutan kemunculan bercak ini dari belakang telinga, sekitar kepala,  kemudian ke leher. Pada akhirnya ruam akan menyebar ke seluruh tubuh,” paparnya.
Sebaiknya Anda segera menghubungi dokter, klinik, atau rumah sakit terdekat jika mencurigai anak Anda menderita campak. Diagnosis campak bisa dilakukan dengan melihat gejala-gejala yang muncul. Tapi untuk memastikan diagnosis campak, sampel air liur diambil untuk tes.
Kendala yang dihadapi selama Pemberian imunisasi bagi anak Sekolah hampir tidak ada,  tetapi selama ini kita sering adakan penyuluhan kepada orang tua murid dan pihak sekolah,  karena tidak semua orang tua mau anaknya untuk di vaksin dengan berbagai alasan tetapi setelah kita adakan pendekatan dan penyuluhan akan pentingnya vaksin umumnya orang tua paham dan mengerti,”paparnya.
Arbayanti berharapan pemerintah terus mendukung program ini, karena kita lihat dari tahun ke tahun manfaat yang didapat semakin bagus terutama supaya anak terhindar dari penyakit campak dan komplikasi yang di timbulkan, target pencapaian semua SD harus 100 persen, bagi anak  yang berhalangan tidak kesekolah mohon kerjasama dan informasi pihak sekolah agar bisa kita adakan vaksin lanjutan.(hms36)