.

Hasil MTQ Kukar

.

TENGGARONG-Mahfudhuddin juara terbaik I lomba tafsir bahasa arab pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXVIII tingkat Kaltim di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Ketua I LPTQ Kubar M Isnaini mengatakan hasil tersebut, berdasarkan keputusan bersama dewan hakim tentang penetapan kepada peserta lomba yang lolos sebagai terbaik dan terbaik harapan, dan telah diumumkan dewan hakim, pada penutupan MTQ XXXVIII, di Arena Utama atau Masjid Agung Sultan Sulaiman Jalan KH Dewantara,Panji Jumat (27/5) malam.
Mahfudhuddin peserta asal Kecamatan Barong Tongkok ini, rencana mewakili kafilah Kaltim di MTQ XXVI Tingkat Nasional di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 30 Juli 2016. “Sebelum berangkat ke NTB, peserta akan ditraining center (TC) atau di beri pelatihan, pembinaan dan pembekalan terlebih dahulu yang dipusatkan diSamarinda,”terang M Isnaini yang juga Kepala Kantor Kemenag Kubar.
Diketahui, hasil lomba MTQ Kafilah Kubar di MTQ  XXXVIII tingkat Kaltim terdiri, cabang tahfizd Quran yakni terbaik II tahfizd 20 juz diraih Andi Muhammad Qadri L Binta dan terbaik III cabang tahfizd 20 juz dan 30 juz, masing-masing diraih Siti Sara dan M. Amin.
Sedangkan terbaik harapan I cabang musabaqah fahmil quran diraih Yasinta Erikania D, Khusnul Khatimah dan Nur Fatehha Pamiluh V. P. Terbaik harapan II musabaqah khottil quran (MKQ) cabang mushaf dan kontemporer masing-masing diraih atas Mustakim dan Kaspun Anwar. Kemudian, terbaik harapan III cabang tilawah remaja dan MKQ masing-masing diraih atas nama Luluh Fatihatus Sa’adah dan Muzayinatul Khair.
Dia mengimbau peserta yang lolos menjadi juara dan melanjutkan ke MTQ tingkat nasional, diharapkan mampu mempersiapkan diri, bersaing dan memberikan penampilan yang terbaik. Tidak lupa dibarengi dengan salat dan berdoa. “Jangan pernah sombong kepada siapapun nantinya. Teruskan belajar dan menoreh prestasi,”ujarnya.
Dia menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kubar, pimpinan kafilah, offisial, pelatih dan lainnya, yang sudah mendukung selama kegiatan MTQ. Terima kasih juga kepada peserta yang sudah tampil maksimal pada MTQ ini. “Ingat pada MTQ ini, jangan melihat kekalahan semata. Tetapi dengan MTQ tersebut, bisa meningkatkan sejauhmana skill yang dimilik, serta mewujudkan insan qur’ani kedepannya,”harapnya.