.

Badak Sumatra Ditangkap di Kubar

.

SENDAWAR-Seekor anak Badak Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis) berhasil ditangkap Tim monitoring World Wide For Nature Conservation (WWF)-Indonesia. Lokasinya di kawasan hutan Kecamatan Damai Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Sabtu (12/3) sekira pukul 13.00 Wita.
“Anak badak betina berusia sekitar 4 tahun. Sekarang sudah dikandangkan, sekitar 70 kilometer dari ibu kota Kabupaten,”kata Bupati Kubar Ismail Thomas, kemarin (15/3).
Bupati mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah, penegak hukum, dan manajemen perusahaan, agar bersama-sama menjaga menjaga keberadaan dan populasi badak yang sudah sangat langka di Kubar dan Kalimantan.
Dia juga berharap pemerintah pusat, provinsi dan Pemkab Kubar bahu-membahu menyelamatkan keberadaan badak itu.
Project Leader WWF Indonesia Program Kubar, Arif Data Kusuma mengatakan, sebelum penangkapan kita melakukan survei dan memasangan 35 unit kamera di masing-masing lokasi jejak Badak ini. Hasilnya 35 unit kamera tersebut semuanya tertangkap dan terekam aktivitas Badak tersebut.
”Hasilnya ada tiga Badak yang terekam dengan tinggi sekitar satu setngah meter dengan berat berkisar 100 kilogram. Untuk jenis Badak yakni, Badak Sumatera dan bercula dua,”terangnya pada pada Lokakarya Upaya Penyelamatan Badak di Kubar, Ruang Diklat Lantai III Kantor Sekretariat Kabupaten Kubar, Selasa (19/1) lalu.   
Selain itu, hasilnya tim survei menemukan beberapa jejak kaki badak dengan ukuran bervariasi dari 14-15 sentimeter hingga 22 sentimeter, bekas gesekan tubuh badak pada pohon dan penguatan informasi dari masyarakat setempat. Badak di wilayah ini, sekitar delapan Badak. Sementara tim survei juga mengindenfikasi ketersediaan pakan badak berlimpah dan bervariasi, lebih dari 50 spesies tumbuhan pakan diantaranya jenis pakan mahang dan beringin,”katanya. (hms6)