.

Bangkitkan Adat se-Nusantara di Indonesia Di Mulai di Kubar, Dengan Tanam Pohon Perdamaian

sendawar Membangkitkan adat se-nusantara di Indonesia. Itulah yang menjadi tekad keras Staf Khusus Presiden Republik Indonesia (RI) Lenis Kogoya dalam mewujudkannya. Tekad tersebut, telah dimulai di Kabupaten Kubar dengan menanam pohon perdamaian atau menanam 10 bibit pohon ulin secara simbolis, di Jalan Bung Karno Kelurahan Barong Tongkok, Rabu (3/2). Tanam pohon ini, Lenis Kogoya mengatakan menandakan simbol perdamaian dan awal bangkitnya kembali adat se-nusantara di Indonesia, sehingga tidak terkikis zaman.” Semoga niat baik ini, bisa terwujud,”harapnya. Ada tiga tugu yang harus ditegakkan dalam mewujudkannya yakni, adat, agama dan pemerintah. Kalau diantara salah satu tiga tugu ini tidak jalan secara bersama, misalkan pemerintah saja jalan. Agama dan adat dibiarkan, nanti Indonesia mau dibawa kemana dan mau jadi apa? Adat ini, harus dibina dan dilayani dengan sebaiknya. Bupati Kubar Ismail Thomas mendukung pencanangan membangkitkan kembali adat se-nusantara di Indonesia dan dimulai dari Kabupaten Kubar. Karena kalau dilihat di peta, baik jarak ke Papua, Medan dan Jawa. Kubar terletak di tengah nusantara. Apalagi Kubar sangat menonjolkan adat, terus dengan didukung motto Kubar yakni Sendawar Kota BERADAT (Bersih, Asri, Damai, Adil dan tentram). Wacana kedepan, pemerintah akan membuatkan peraturan daerah (perda) khusus untuk adat ini, tentunya nanti akan dibahas bersama dengan DPRD Kubar.   Adat istiadat, budaya dan kearifan lokal, harus menjadi perhatian, agar tak terkikis oleh arus globalisi. Pengaruh modernitas telah membuat kehidupan tradisional nan penuh kearifan telah ditinggalkan, ini adalah tugas kita bersama, agar adat dan budaya kita tak lekang,”ucapnya. kedepan, adat istiadat dan budaya dapat menjadi karakter daerah. Tentunya, selain ingin menjadi daerah maju, juga akan lebih bangga menjadi daerah yang berbudaya. (hms6)